Airin Rachmi Diany Siapkan Program Kampung Lestari Hingga Literasi Keuangan Keluarga

Airin Rachmi Diany Siapkan Program Kampung Lestari Hingga Literasi Keuangan Keluarga

Pasangan calon gubernur Airin Rachmi Diany terus bersilaturahmi dengan masyarakat. Pada momen tersebut, Airin menyampaikan berbagai program yang akan dilaksanakannya bersama calon wakil gubernur Banten Ade Sumardi, salah satunya Kampung Lestari.

Rencana program tersebut disampaikan Airin saat bersilaturahmi dengan masyarakat Kabupaten Lebak, Rabu (13/11/2024).

“Melalui Kampung Lestari, kami ingin mengintegrasikan pembangunan kampung dan kota untuk mewujudkan lingkungan yang seimbang, sehat, dan berkualitas,” ujar Airin.

Menurutnya, budaya gotong royong untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman harus didorong oleh pemerintah daerah. Program PKK juga perlu dioptimalkan di desa-desa.

“Banyak program harus kita turunkan hingga ke kampung-kampung. Menyentuh langsung masyarakat,” ujar mantan Walikota Tangerang Selatan ini.

Airin mendapat banyak aspirasi dari masyarakat terkait keberadaan rentenir dengan sebutan ‘bank emok’. Istilah ini dipakai karena masyarakat mudah mendapatkan utang, tetapi dengan bunga tinggi. Masyarakat juga mengaku membutuhkan pemahaman agar tidak terjerat dalam pinjaman online (pinjol).

“Penting bagi kita untuk meningkatkan literasi keuangan dan advokasi utang kepada masyarakat. Bahkan memfasilitasi layanan konseling dan advokasi bagi keluarga yang terjerat pinjaman. Secara bersamaan, kita perlu menurunkan program pemberdayaan ekonomi keluarga,” ujar Airin.

Bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), kata Airin, pemerintah provinsi harus mampu memfasilitasi keberadaan panti sosial dan menurunkan bantuan biaya hidup.

“Program Kartini Banten yang akan kami jalankan, bukan sekadar memberikan beasiswa pendidikan bagi kalangan perempuan. Namun juga akan memberdayakan kelompok wanita untuk mampu meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga,” ujarnya.

Airin juga menaruh perhatian terhadap kaum disabilitas. Bersama Ade Sumardi, Airin akan mendorong penerapan regulasi terkait pelibatan pekerja disabilitas pada sektor formal.

“Kita bersama, juga harus memastikan perlindungan bagi anak-anak yatim dan tidak mampu secara ekonomi. Selain santunan dan pendampingan sosial, juga menjamin pendidikannya,” ujar Airin.

Abdul Halim, tokoh Kecamatan Warunggung, Kabupaten Lebak, mengaku baru pertama kali bertemu dengan Airin. Ia terkesan karena Airin merupakan sosok yang cerdas dan punya pemikiran yang jauh ke depan tentang pembangunan Banten.

“Beliau disambut baik dan gembira oleh warga. Kami sebagai masyarakat Kabupaten Lebak, memahami dan mendukung program yang akan dilakukan Ibu Airin,” ujarnya.

Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi Siap Integrasikan Wisata Pantai hingga Tahura

Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi Siap Integrasikan Wisata Pantai hingga Tahura

Pasangan calon gubernur-wakil gubernur Banten Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi punya perhatian khusus terhadap terhadap industri pariwisata. Setelah berkeliling ke lebih dari 1.500 desa di Banten, Airin melihat banyak potensi pariwisata yang bisa dintegrasikan sehingga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

Airin mengaku sudah mengunjungi sejumlah objek wisata di Banten, terutama di Kabupaten Pandeglang. Potensi pariwisata yang dikunjunginya mulai dari Pantai Carita, Pantai Tanjung Lesung, Kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura), hingga wisata Gunung Karang.

Airin kemudian menyampaikan rencana integrasi wisata pantai dan pegunungan saat bersilaturahmi dengan masyarakat Pandeglang, Selasa (12/11/2024).

“Ada potensi pariwisata luar biasa di Pandeglang. Saya punya keinginan mengintegrasikan wisata pantai, misalnya Pantai Carita bisa terkoneksi ke Tahura,” kata Airin.

 

Airin menilai, wisata pantai gugusan Anyer-Cinangka-Carita merupakan potensi yang masih bisa terus dikembangkan. Dengan program konektivitas infrastruktur, wisatawan bisa menikmati objek wisata selain pantai, tetapi hingga kehutanan dan pegunungan.

“Kita bisa memanfaatkan aset kehutanan bagi sektor pariwisata dengan mengembangkan sport tourism yang berwawasan lingkungan. Selain menikmati kawasan pantai, kita bisa dorong wisatawan untuk naik ke Tahura. Jadi terintegrasi,” ujar mantan Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) ini.

Airin-Ade juga punya Program Berdikari (Bersama Melindungi Kawasan Konservasi. Melalui program ini, Airin akan memberikan insentif bagi pengelola kawasan konservasi dan memperkuat status hukum, bagi yang melakukan pelanggaran.

Kemudian melalui Program Gemilang (Gerakan Memajukan Industri Ramah Lingkungan), Airin akan memberikan insentif serta kemudahan berusaha untuk meningkatkan penyerapan pekerjaan sektor hijau (green job).

“Kita bisa menginisiasi penerapan transaksi karbon hijau. Monetisasi nilai ekonomi karbon dari kawasan hutan konservasi melalui sistem perdagangan karbon,” ujar Airin.

Airin yakin, program pengembangan pariwisata bisa diwujudkan melalui kolaborasi berbagai pihak. Mulai dari pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas masyarakat, hingga media massa. “Kolaborasi dan sinergi akan mencapai visi kita, Banten maju bersama,” ujarnya.

Tokoh masyarakat Pandeglang, Ayok Supriatna berpendapat sama bahwa kekayaan terbesar dari Pandeglang adalah sektor pertanian, kehutanan, dan pantai.

“Kami membutuhkan pemimpin yang mampu memaksimalkan potensi sumber daya alam untuk kesejahteraan masyarakat. Bu Airin dan Pak Ade menurut kami, mampu melakukan itu,” ujarnya.

Tim Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi: Kuasa Allah dan Tidak Ada Korban Jiwa

Tim Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi: Kuasa Allah dan Tidak Ada Korban Jiwa

Tim Pemenangan pasangan calon gubernur-wakil gubernur Banten Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi menyampaikan keterangan resmi terkait musibah pada Kampanye Akbar di Lapangan Lugano Lake Park, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Minggu (10/11/2024). Mereka meyakini semua yang terjadi atas kehendak Allah SWT.

Tim Pemenangan Airin-Ade sudah mendata, terdapat dua orang yang mengalami luka ringan dan sudah bisa kembali pulang ke rumahnya. “Hasbunallah wanikmal wakil, nikmal maula wanikma nasir. Allah adalah penolong, dan sebaik-baiknya pelindung. Ini adalah musibah yang menguatkan kesabaran kami. Semua atas takdir, dan kehendak Allah,” ujar Ketua Tim Pemenangan Airin-Ade, Bahrul Ulum melalui siaran pers.

Ulum menyampaikan kronologi kejadian. Pada momen kampanye ini, pasangan calon Airin-Ade di awal menyampaikan orasi, menguatkan doa dan kebersamaan massa yang hadir. Kemudian dilanjutkan dengan simulasi pencoblosan.

Usai itu, hujan deras mengguyur dan kegiatan kampanye akbar pun dihentikan. Di tengah hujan deras, genangan air di atap panggung kampanye semakin banyak dan kemudian membuat atap panggung tidak kuat menahan beban. “Segala puji dan syukur kepada Allah, tidak ada korban jiwa. Ada dua anggota tim yang mengalami luka ringan di kaki karena tergelincir saat turun tangga. Sudah ditangani tim medis dan kembali pulang ke rumahnya,” ungkap Ulum.

Ulum bersyukur, pasangan Airin-Ade dan sejumlah unsur partai politik maupun tamu undangan yang berada di atas panggung dalam keadaan sehat. Sebab melihat potensi atap panggung tak kuasa menahan beban air hujan, semua sudah mengantisipasi dengan turun panggung.

“Sekali lagi ini adalah kehendak Allah yang menjadi hikmah bagi kami. Menguatkan kesabaran dan tidak boleh menurunkan semangat,” ujarnya.

Usai kejadian, kata Ulum, Airin-Ade langsung mengecek semua kondisi massa untuk memastikan tidak ada korban jiwa yang serius. Termasuk memastikan korban luka ditangani dengan baik. “Keduanya tegar penuh kesabaran, dan memastikan massa semua sehat dan bisa kembali pulang dengan selamat,” ujarnya.

Ulum memastikan, rangkaian inti kampanye tuntas dilakukan hingga selesai simulasi pencoblosan. Namun ia meminta maaf kepada masyarakat karena tidak bisa meneruskan kampanye dengan menghadirkan Wali Band dan Bagindas.

“Terima kasih kepada semua pihak yang membantu, baik aparat kepolisian, tim medis, dan lainnya. Terima kasih dan kebanggaan kami kepada segenap pendukung dan relawan Airi-Ade yang sudah hadir. Kita harus terus berdoa dan berjuang untuk memenangkan pasangan Airin-Ade di Pilkada Banten,” ujarnya.

Di Hadapan Puluhan Ribu Massa Kampanye, Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi Siap Wujudkan Banten Maju Bersama

Pasangan calon gubernur-wakil gubernur Banten Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi menegaskan bahwa visi Banten Maju Bersama yang dicanangkan adalah hasil aspirasi dari masyarakat. Mereka mendapat aspirasi tersebut ketika berkeliling dari kota hingga ke kampung-kampung selama lebih dari 2,5 tahun.

Hal tersebut disampaikan Airin maupun Ade saat menyampaikan orasi pada kampanye akbar di Lapangan Lugano Lake Park, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Minggu (10/11/2024). Kampanye dihadiri oleh ribuan massa dari delapan kabupaten/kota.

“Banyak harapan masyarakat yang disampaikan kepada saya dan Pak Haji Ade saat berkeliling dan bersilaturahmi dengan masyarakat. Harapan tersebut kami buat dalam visi Banten Maju Bersama,” ujar Airin.

Airin selama 2,5 tahun sudah berkeliling ke lebih dari 1.500 desa dan 155 kecamatan. Menurut Airin, aspirasi masyarakat di sejumlah kabupaten/kota berbeda. Tetapi masih pada persoalan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pengentasan pengangguran, dan kemiskinan. “Kami punya 4 misi, 12 program, dan 72 kegiatan yang kami sudah buat. Kami membuat program untuk menjawab aspirasi dan harapan masyarakat,” ujar Airin.

Orasi Airin cukup menguatkan semangat massa yang hadir. Ia menyampaikan terima kasih kepada partai politik pengusung dan pendukung, relawan, serta masyarakat yang selalu mendampinginya selama proses pilkada. “Mari susun dan rapatkan barisan, ajak masyarakat untuk datang ke TPS. Kita perkuat perjuangan untuk memberikan kebermanfaatan,” ujar Airin.

Airin meminta doa dan bantuan masyarakat agar dirinya dan Ade Sumardi terus istiqamah dalam rangka memberikan manfaat untuk masyarakat. “Apa pun tantangannya, apa pun rintanganya, ajak masyarakat untuk memilih calon pemimpin sesuai hati nurani. Kuatkan niat, atas nama Allah SWT dan kebaikan, untuk memilih Airin-Ade,” ujarnya.

Sementara itu, Ade Sumardi menilai, Airin telah berkeliling dari kota hingga ke kampung-kampung selama 2,5 tahun untuk menyerap aspirasi masyarakat. “Pembangunan jalan poros desa di Banten selatan. Pengentasan pengangguran, peningkatan ekonomi masyarakat akan kami lakukan jika Allah menakdirkan kami memimpin Banten,” ujarnya.

Ade mengaku aneh jika ada yang ingin menggagalkan proses pencalonan Airin di Pilkada Banten. Ia pun mengajak masyarakat untuk bersatu dan mengabaikan segala intimidasi yang mungkin didapat ketika mengajak masyarakat memilih Airin-Ade. “Terus semangat, dan gelorakan semangat, rakyat bersatu tak bisa dikalahkan,” ujar Ade.

Teriakan ‘Rakyat Bersatu’ Menggema di Kampanye Akbar Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi

Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Banten Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi menggelar kampanye akbar di Lapangan Lugano Lake Park, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Minggu (10/11/2024). Puluhan ribu massa hadir dan bergelora hingga teriakan ‘Rakyat Bersatu, Tak Bisa Dikalahkan.’

Orasi Airin cukup menguatkan semangat massa yang hadir. Ia menyampaikan terima kasih kepada partai politik pengusung dan pendukung, relawan, serta masyarakat yang selalu mendampinginya selama proses pilkada. “Mari susun dan rapatkan barisan, ajak masyarakat untuk datang ke TPS. Kita perkuat perjuangan untuk memberikan kebermanfaatan,” ujar Airin.

Bersama Ade Sumardi, Airin memiliki visi Banten Maju Bersama. Sebanyak 4 misi dan 12 program sudah disiapkan untuk Banten lima tahun ke depan. “Tidak mungkin saya dan Pak Haji Ade sendirian, harus ada kolaborasi, kerja sama, bekerja bersama-sama untuk meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Mewujudkan Banten Maju Bersama,” ujarnya.

Airin meminta doa dan bantuan masyarakat agar dirinya dan Ade Sumardi terus istiqamah dalam rangka memberikan manfaat untuk masyarakat. “Apa pun tantangannya, apa pun rintanganya, ajak masyarakat untuk memilih calon pemimpin sesuai hati nurani. Kuatkan niat, atas nama Allah SWT dan kebaikan, untuk memilih Airin-Ade,” ujarnya.

Sementara itu, Ade Sumardi menilai, Airin telah berkeliling dari kota hingga ke kampung-kampung selama 2,5 tahun untuk menyerap aspirasi masyarakat. “Ibu Airin tahu apa yang diinginkan oleh masyarakat Banten. Kami telah menyusun program sesuai dengan yang masyarakat harapankan,” ujarnya.

Ade mengaku aneh jika ada yang ingin menggagalkan proses pencalonan Airin di Pilkada Banten. Ia pun mengajak masyarakat untuk bersatu dan mengabaikan segala intimidasi yang mungkin didapat ketika mengajak masyarakat memilih Airin-Ade. “Terus semangat, dan gelorakan semangat, rakyat bersatu tak bisa dikalahkan,” ujar Ade.

Orasi Ade kemudian disambut teriakan massa di depan panggung dengan penuh semangat. “Rakyat bersatu tak bisa dikalahkan, rakyat bersatu tak bisa dikalahkan, rakyat bersatu tak bisa dikalahkan,” ujar massa bergemuruh. Ade Sumardi kemudian menutup orasi dengan doa dan mengajak masyarakat datang ke TPS pada 27 November, untuk memilih Airin-Ade.

Sukses di Tangsel, Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi Siap Perkuat Reformasi Birokrasi dan Digitalisasi Pemprov Banten

Sukses di Tangsel, Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi Siap Perkuat Reformasi Birokrasi dan Digitalisasi Pemprov Banten

Pasangan calon gubernur-wakil gubernur Banten Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi berkomitmen melakukan reformasi birokasi dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Bahkan program digitalisasi pelayanan yang pernah dilakukan Airin saat menjadi walikota Tangerang Selatan, akan diaplikasikan di Pemerintah Provinsi Banten.

Saat debat kandidat cagub-cawagub Banten, Kamis (7/10/2024) malam, Airin menyampaikan penguatan e-government dan pelayanan masyarakat dengan digitalisasi harus dilakukan pemerintah provinsi.

“Teknologi harus memudahkan masyarakat, jangan menyulitkan. Pelayanan harus lebih dekat dengan digitalisasi,” kata Airin.

Komitmen peningkatan pelayanan dengan digitalisasi ini pernah dilakukan Airin saat memimpin Kota Tangerang Selatan.

“Smart city pernah saya lakukan sejak 2014 di Kota Tangerang Selatan, maka ke depan harus ada smart province,” kata Airin,

Sejumlah program digital saat Airin memimpin Tangsel, antara lain sisumaker (sistem informasi surat masuk dan keluar), Siaran Tangsel, Simponie (sistem informasi manajemen perizinan online, pelayanan online atau digitalisasi adminsitrasi kependudukan (adminduk), hingga pelayanan rumah sakit online.

Menurut Airin, pelayanan pemerintah harus seperti swasta. Mampu merespons segala keluhan yang disampaikan masyarakat.

“Saat masyarakat belum bisa dan mampu menggunakan aplikasi, maka ada customer services dari pemerintah Provinsi Banten atau kabupaten dan kota. Kita enggak boleh kalah sama pelayanan yang dilakukan oleh swasta,” tegasnya.

Airin menekankan, perlu dilakukan sinergi untuk menghilangkan blank spot sinyal di sejumlah kabupaten/kota. Salah satunya bekerja sama dengan Kemkomdigi untuk mendorong operator seluler menyediakan penguatan sinyal di area blank spot.

“Kami akan menyediakan hotspot wifi atau internet digratis di sejumlah tempat, memastikan masyarakat mampu mengakses pelayanan digitalisasi yang dilakukan pemerintah daerah,” ujarnya.

Airin mengatakan, untuk merealisasikan program ini cukup hanya dengan komitmen semua pihak yang akan terlibat dan terkait dalam layanan yang disediakan.

“Yang penting adalah komitmen, komitmen bersama. Makanya visi kami adalah Banten Maju Bersama,” kata dia.

Kampanye Akbar Banten Maju Bersama

Kampanye Akbar Banten Maju Bersama

Kampanye Akbar Banten Maju Bersama

Hadirilah Kampanye Akbar Banten Maju Bersama untuk mendukung pasangan calon gubernur dan Wakil gubernur Banten nomor urut 1 Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi.

Waktu

Minggu, 10 November 2024 (Pukul 13.00 WIB s/d selesai)

Lokasi

Lapangan Lugano Lake Park (Depan Mall Ciputra Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang)

Artis

Wali Band, Bagindas, Suno Band, Cupi Cupita, hingga Deni Cagur.

 

 

 

Tangani Kemiskinan, Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi Siapkan Multiprogram

Pasangan calon gubernur wakil gubernur Banten Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi cukup mantap mematangkan rencana program pengentasan kemiskinan. Pasangan nomor urut 1 ini menyiapkan banyak program untuk penurunan angka kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

Beberapa program yang akan dilaksanakan disampaikan Ade Sumardi saat debat kandidat cagub-cawagub Banten kedua yang digelar di Jakarta, Kamis (7/11/2024) malam.

“Penanganan kemiskinan ekstrim harus diselesaikan dengan dua cara. Pertama jangka pendek, dan kedua adalah jangka panjang,” ujar Ade.

Dalam jangka pendek, harus dipastikan tidak ada masyarakat Banten yang tidak bisa makan.

“Bantuan sosial harus masuk, baik untuk yatim piatu, hingga orangtua lanjut usia yang membutuhkan,” ujar mantan wakil bupati Lebak ini.

Dalam jangka panjang, pengentasan pengangguran melalui berbagai pelatihan akan dilakukan. Menurut Ade, Balai Latihan Kerja (BLK) bukan sekedar hadir dalam bentuk gedung, tetapi harus turun langsung ke masyarakat.

“Kita dorong ada BLK mobile. Bukan saatnya rakyat yang mencari pemerintah, tapi pemeirntah yang harus turun ke rakyat. Melatih generasi muda untuk berdaya dan mandiri,” ujarnya.

Menurut Ade, program pengentasan pengangguran harus terintegrasi dan banyak program.

“Semua program harus terpadu, sehingga pengentasan kemiskinan bisa teratasi dengan nyata,” ujarnya. Termasuk bantuan perbaikan rumah tidak layak huni.

Keterpaduan pengentasan kemiskinan ini pernah disampaikan Cagub Banten Airin saat silaturahmi dengan warga. Airin menilai, berbagai program untuk menekan angka pengangguran, juga akan mengikis jumlah kemiskinan.

“Kita kembangkan sekolah vokasi berbasis siap kerja. Selain itu, ada proses evaluasi juga terkait pendidikan kejuruan,” ujar Airin.

Airin-Ade juga punya program Muda Berdaya. Mendorong kemandirian pemuda untuk mengembangkan usaha.

“Pemberdayaan pemuda ini kita turunkan hingga ke pesantren-pesantren. Program Santri Innovator dan Santri Bertani, akan mendorong peningkatan ekonomi di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Ada juga program Kartini Banten, edukasi literasi keuangan keluarga, peningkatan peran PKK, hingga perlindungan anak yatim dan tidak mampu secara ekonomi.

“Kita harus mampu memfasilitasi panti-panti sosial, memberikan bantuan dan pemberdayaan bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial,” ujarnya.

Airin menekankan pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan (stakeholder). Melalui konsep pentahelix yang melibatkan unsur pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan media massa.

“Sinergi dan kolaborasi ini akan menciptakan kesejahteraan dan Banten maju bersama,” ujarnya.

Perkuat Industri Kreatif, Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi Hadirkan Program Kreasi dan Community Center

Perkuat Industri Kreatif, Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi Hadirkan Program Kreasi dan Community Center

Pasangan calon gubernur Banten Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi memastikan akan mendorong dan memperkuat kemajuan industri kreatif dan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Pasangan nomor urut 1 ini telah menyiapkan berbagai program, salah satunya Kreativitas Berkolaborasi (Kreasi) dan community center.

Program ini akan mendorong hilirisasi industri besar dan kecil berbasis lokal. Hal tersebut disampaikan Airin saat bersilaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Senin 4 November 2024.

“Kita harus mendorong program inkubasi bisnis dan mengintegrasikan industri besar dan sedang dengan industry mikro dan kecil. Kita kembangkan produk lokal, skema pembiayaan, bantuan modal, hingga pemasaran,” kata Airin.

Melalui program Kreasi, kata Airin, pemerintah daerah akan memberikan ruang bagi ekonomi kreatif untuk melakukan eksistensi bisnis.

“Industri kreatif adalah industri yang mengandalkan keterampilan, talenta dan kreativitas yang berpontensi dalam meningkatkan kesejahteraan. Jika kita perkuat, ekonomi akan bergeliat dari bawah,” ujar Airin.

Pusat inkubasi industri kreatif, kata Airin, harus hadir di semua kabupaten/kota. Termasuk menghadirkan Communty Center, ruang untuk masyarakat dalam rangka mengaktualisasi diri, baik sosial, ekonomi, maupun budaya.

“Program kreasi sejalan dengan program Muda Berdaya, Memberikan supporting system bagi generasi muda dalam menginisiasi dan mengembangkan usaha. Kita juga bisa mendorong startup dan UMKM di Banten,” ujar Airin.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Banten 2020, kontribusi industri kreatif terhadap PDRB mencapai 5,8 persen pada 2014 dan meningkat 10 persen pada 2019. Kondisi ini tentu berpengaruh terhadap ketersediaan lapangan kerja bahkan berpengaruh pada kontribusi ekspor industri kreatif secara nasional.

Sedangkan berdasarkan Data Opus Creative Economy Outlook 2020, Banten menjadi salah satu pengekspor ekonomi kreatif ke Amerika Serikat, Eropa, dan Asia dengan nilai ekspor ekonomi kreatif mencapai US$ 3,04 miliar atau 15,66 persen dari total nilai ekspor secara nasional sebesar US$ 19,4 miliar.

“Potensi ekonomi kreatif, yang di dalamnya juga terdapat produk-produk UMKM, akan menjadi ruang yang semakin maju dengan kolaborasi pemerintah daerah, dan stakeholder,” ujarnya.

Apalagi menurut Airin, Presiden Prabowo Subianto pada Kabinet Merah Putih telah mengubah nomenklatur dan membertian Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif. “Sebagai panjang tangan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Banten juga harus mendorong lembaga khusus yang menaungi dan mendukung keberadaan ekonomi kreatif,” ujarnya.