Airin Rachmi Diany: Fly Over Gaplek Pamulang akan Dibangun Seperti Fly Over Casablanca

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany (dua dari kiri), saat meninjau proyek Puspem Kota Tangsel.(deny irawan koransindo)Fly Over Gaplek Pamulang akan dibangun seperti Fly Over Casablanca, Kuningan, Jakarta Selatan. Nantinya di bawah jembatan layang itu juga dibangun taman serta halte untuk menunggu angkutan umum.

Demikian diungkap Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany. Saat menghadiri rapat dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Airin mengutarkan keinginannya terhadap pembangunan Fly Over Gaplek itu.

“Kami berharap bangunan Fly Over Gaplek jauh lebih cantik, indah, dan rapi pastinya dari bangunan yang sama yakni Fly Over Ciputat. Buat semenarik mungkin, paling tidak seperti di Fly Over Casablanca di Kuningan Jakarta,” pinta Airin.

Airin menerangkan Fly Over Gaplek ini tak hanya diperuntukan untuk mengurai kemacetan di wilayah tersebut tapi, juga menjadi tempat masyarakat untuk menikmati penghijauan.
“Taman harus ada, bila perlu diberikan bangku-bangu tempat tunggu penumpang sehingga terlihat nyaman dan asri. Supaya lingkungan sekitar aman, harus juga ada pos jaga dari pihak kepolisian,” jelas Airin.

Dari ekspos proyek tersebut, desain fly over memang nantinya akan dilengkapi taman sepanjang kurang lebih 1 kilometer mengikuti bangunan jembatan. Bahkan recananya di bawahnya akan dibangun pos polisi.

Untuk merealisasikan pembangunan fly over itu, Pemkot rela membayar lahan seluas 23 ribu meter persegi yang terkena pembebasan. Kira-kira ditotal sebesar Rp 151 miliar dari Rp 7 juta harga tanah permeternya.

Kepala Bagian Pertanahan Sekretariat Daerah Kota Tangsel, Heru Agus Santoso menyebutkan Oktober mendatang pelaksanaan tahapan pembangunan Fly Over Gaplek segera dikerjakan. Kepastian ini sudah diinformasikan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat soal pengarapan jalan. Kendati belum semuanya tanah terbebaskan namun, tidak menyurutkan semangat tim pusat.

“Berdasarkan komunikasi yang kami terima dari Kementerian dipastikan Oktober ini akan mulai tahapan pengerjaan poyek. Mereka akan menurunkan alat-alat berat dan persiapan-persiapan lainnya sehingga segera dikerjakan. Adapun tanah yang belum terbebaskan nanti sambil berjalan, yang penting dapat berlangsung pengerjaan tanah yang sudah dibayar sebelumnya,” kata Heru.

Heru memastikan proses pengerjaan itu sepanjng 1 kilometer batasnya dekat PLN Ciputat, Kecamatan Ciputat hingga Pool Taksi Blue Bird, Kelurahan Pondok Cabe Udik Kecamatan Pamulang dengan lebar jalan 35 meter.

“Saat ini kami telah membebaskan sebanyak 60 persen, 40 persennya terbagi beberapa persoalan ada yang sedang menunggu Putusan Mahkamah Agung dan masih ada persoalan ahliwaris. Maka kami pun akan terus melakukan proses hingga selesai,” tambah Heru.

Dari 40 persen warga yang lahannya belum dibebaskan itu, yang masih menunggu di MA ada 22 orang tiga diantaranya ada yang meminta dibayar ganti rugi dan sebagainya sehingga saat ini tinggal 19 orang. Dari warga yang lain ada tanah masih belum lengkap seperti surat-suratnya akibat sengketa sebanyak 3 bidang. Ada juga yang masih harus koordinasi dengan BUMN yakni Kantor Pos dan PLN dan ada pula warga masih menunggu putusan Pengadilan Negeri Tangerang sebanyak 2 orang.

“Penyelesaian pembayaran tanah memang tidak mudah, banyak persoalan di lapangan namun, namanya kepentingan publik maka harus terus diselesaikan dengan baik. Koordinasi terus dilakukan dan berharap masyarakat yang masih keukeuh soal harga kami harap memahami karena tanah yang dihargai Rp 7 juta itu sudah tepat,” papar Heru.

Jika nanti putusan kasasi MA sebanyak 19 orang telah keluar, dipastikan akan melonjak pada kisaran 80 persen. Maka bila sudah 80 persen penggarapan akan dapat dilakukan dengan cepat.

Pemerintah sendiri kata Heru, ingin cepat dikerjakan mengingat sudah kurang lebih dua tahun anggaran untuk pembebasan lahan Fly Over Gaplek tak terpakai dan baru di 2014 lalu akhirnya dapat dilakukan.

Fly Over Gaplek akan dilalui beberapa trayek misalkan Ciputat-Parung dan Parung-Lebak Bulus akan melintas dibawah dan putar balik di bawah fly over. Hal yang sama juga dialami oleh trayek Lebak Bulus-Muncul akan melintas di bawah fly over.

Sumber: Tangselpos