(Foto:dok/bpti-ts)

Seluruh aparatur Pemerintah Kota Tangerang Selatan diharapkan terus belajar dan jangan berhenti untuk menambah pengetahuan serta keterampilan. Sehingga terus tumbuh dan meningkat kapabilitas pamong praja yang cekatan, peka dan mampu mengimplementasikan program yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Demikian disampaikan Walikota Airin Rachmi Diany, saat penyerahan STTP pendidikan dan pelatihan (Diklat) secara simbolis. Sekaligus memberikan arahan kepada puluhan alumni peserta  pendidikan kepemimpinan tingkat IV angkatan 3 di Aula BP2T, Serpong, Rabu, 14 November 2012.

“Saya ingin punya prestasi, punya aparat yang mampu memberikan solusi terhadap setiap persoalan di tengah masyarakat. Jangan pernah berhenti belajar karena sepanjang hidup kita tidak pernah lepas dari yang namanya proses belajar,” ungkap Walikota Airin.

Walikota Airin mengatakan, ada tujuh permasalahan pokok Kota Tangerang Selatan yang menjadi visi dan misi untuk segera dilakukan pembenahan. Diantaranya menyangkut pendidikan masyarakat, pertumbuhan ekonomi untuk meningkatkan daya beli masyarakat, layanan kesehatan dan lain sebagainya. Aparatur harus bisa meningkatkan keharmonisan fungsi ruang kota yang berwawasan lingkungan.

Pesannya, implementasikan apa yang telah diperoleh selama mengikuti kegiatan Diklat dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Jika selama ini bekerja hanya berdasarkan kebiasaan, coba-coba atau trial and error atau hanya meng-copy paste dari pihak lain. Maka mulai sekarang hendaknya coba bekerja berdasarkan peraturan, ketentuan dan teori.

“Jangan berhenti untuk menambah pengetahuan dan keterampilan. Setelah Diklat, Budaya belajar, berlatih, dan memperluas wawasan harus tetap dipertahankan. Kalau rumah harus ada suasana yang aman, nyaman, kondusif, pasti masyarakat yang dilayani akan senang. Semua harus bisa diwujudkan melalui kerjasama dan kebersamaan,” pesan Walikota Airin.

Selama kegiatan Diklat berlangsung 35 hari di daerah Bogor, Jawa Barat, ini bergulir. Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangerang Selatan menetapkan 10 alumni lulusan terbaik dari 40 perserta PNS yang ikut.

Kepala BKPP Firdaus membacakan, tiga peserta yang memperoleh predikat kelulusan memuaskan diantaranya Dito Candra Wirastyo dengan nilai akhir 86,1. Kemudian disusul Buwana Maharddika dengan nilai akhir 85,6 dan Muhammad Ervin Ardani 85,0.

Kemudian sisanya peserta yang mendapatkan hasil predikat kelulusan baik sekali antara lain, Yuni Lia Astuti 84,6. Dilanjutkan, Sugeng Rahardi 841. Mudirwan 83,8. Icep Cuarsa 83,5. Hamdani HS 83,2. Iman Firmansyah 83,0 dan terakhir Djamaludin Abdul R dengan perolehan nilai 82,8. (bpti-ts/kabartangsel.com)

Leave a Reply